Tips
Menghadapi Interview atau Wawancara Kerja
Interview atau wawancara kerja adalah salah satu proses dalam
perekrutan karyawan. Pada bagian ini selalu timbul perasaan grogi, panik maupun
takut salah menjawab. Berikut merupakan tips menghadapi wawancara kerja.
1. Berangkat
Lebih Awal.
Usahakan
untuk berangkat ke tempat wawancara lebih awal. Jika daerah tersebut kurang
anda kuasai, maka usahakan mencari tempat wawancara tersebut pada hari
sebelumnya. Setelah itu ukur jarak agar anda bisa mengatur waktu dan tidak
datang terlambat. Hal ini juga bisa menghindari masalah yang bisa terjadi
dijalan semisal macet ataupun kerusakan pada kendaraan anda. Anda juga bisa
merapikan kembali pakaian dan makeup setiba di lokasi wawancara.
2. Penampilan
dan Pakaian.
Perhatikan
penampilan anda mulai potongan rambut,
aksesoris yang anda pakai, pakaian, celana, sepatu, dan kesesuaian warna pakaian serta kerapihan. Jika
anda pernah tahu “Jangan melihat orang dari penampilan luarnya saja” ini tidak akan
berlaku pada saat wawancara. Gunakanlah pakaian sesuai dengan profesi atau lamaran
kerja yang telah anda apply. Minimal gunakan pakaian standar formal baik atasan
maupun bawahannya.
3. Cari Tahu
Tentang Perusahaan Yang Anda Lamar.
Ini sangat
perlu diperhatikan karena kebanyakan perusahaan akan menanyakan “Apa yang anda
ketahui tentang perusahaan kami?” . Jika sampai anda tidak mengetahui, maka
siap siap anda tidak bisa diterima atau bisa juga di anggap meremehkan
perusahaan . Maka dari itu ada baiknya
sebelum melamar maupun sesudahnya anda mencari tahu tentang perusahaan yang
anda lamar. Seperti mulai dari alamat, bergerak di bidang manakah, berapa lama
berdiri dan lain lain yang anda bisa dapatkan dengan mudah lewat browsing pada
Google.
4. Biarkan Pewawancara
Memulai Pembicaraan.
Saat bertemu dengan Pewawancara , pandanglah kedua matanya dan
jabatlah tangannya dengan tegas. Pewawancara akan mengetahui karakter yang anda
punya melalui cara Anda berjabat tangan.
Berikan kesempatan kepada Pewawancara untuk memulai pembicaraan. Misalnya
menanyakan nama Anda, menjelaskan tugas Anda, dan posisi Anda. Hal ini akan
memberikan kempatan kepada Anda untuk mencerna informasi dari Pewawancara.
5. Berikan Jawaban Yang Singkat dan Jelas.
Dalam sebuah wawancara ada beberapa pertanyaan yang
sebaiknya dijawab dengan singkat namun jelas. Contohnya “Apa yang menjadi
alasan Anda untuk keluar dari perusahaan
sebelumnya?”, “Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Anda?”, “Kesalahan apa
yang pernah Anda buat dan bagaimana mengatasinya?” dan sebagainya. Usahakan
Anda menjawab semua pertanyaan yang diberikan sesuai dengan jalur dan jangan
memberikan jawaban yang akan menimbulkan pertanyaan baru atau membingungkan pewawancara. Jika
anda ditanya Kelebihan dan Kekurangan anda, sebaiklah jawab yang berkaitan
dengan pekerjaan yang anda lamar. Carilah kelebihan kekurangan anda dalam
pekerjaan tersebut. Bukan jawaban seperti mempunyai sifat pemarah, gampang bosan
atau yang lainnya.
6.
Aktif dalam Percakapan.
Anda bisa menciptakan hubungan
yang akrab dengan pewawancara . Yakni dengan menanyakan seperti peraturan perusahaan , hari operasional, kebijaksanaan
perusahaan yang Anda dapatkan jika diterima untuk bekerja (Gaji, jamsostek,
tunjangan hari raya, dll). Tapi perhatikan pula bagi anda para Fresh Graduate
atau yang belum memiliki pengalaman kerja . Jangan terlalu terpaku dengan gaji,
karena perusahaan lebih menyukai orang yang bekerja membangun perusahaan serta
mengembangkan karir. Tetapi bagi yang sudah berpengalaman membahas gaji adalah
bukan hal yang dilarang. Serta terapkan sikap rendah hati dan jangan seolah
meremehkan persyaratan yang diberikan perusahaan walaupun anda memiliki
segudang pengalaman.
7.
“Kenapa
kami harus menerima Anda di perusahaan kami ?”.
Pertanyaan
diatas akan selalu ada. Sebaiknya jawab dengan memulai “jika saya diterima..
maka saya akan...” , “setelah saya diterima, saya akan...” atau bisa juga gunakan
rangkaian kalimat yang anda buat. Usahakan untuk tidak mengucap kalimat yang “mengemis”
pada perusahaan, jawablah dengan antusias dan yakinkan bahwa anda memiliki
kemampuan yang dibutuhkan perusahaan. Setelah
wawancara selesai jangan lupa ucapkan terima kasih pada pewawancara karena
telah diberikan kesempatan untuk wawancara meskipun
Anda nantinya bisa jadi anda tidak diterima bekerja di perusahaan tersebut atau
tidak tertarik pada pekerjaaan tersebut.
Dan jangan lupa untuk mengikuti perkembangan sejauh mana
hasil dari wawancara. Anda
bisa menghubungi perusahaan untuk menanyakan hasil wawancara.
Semoga bermanfaat,
Nisrina Peduli Wanita!